Read in English

Contoh PRD (Product Requirements Document): 12 Contoh Nyata + Template

Apa itu PRD?

PRD (Product Requirements Document) adalah dokumen yang menjelaskan apa yang akan dibangun, untuk siapa, dan mengapa.

PRD membantu product manager, engineer, dan desainer punya pemahaman yang sama sebelum mulai bekerja. Dokumen ini bukan spesifikasi teknis; fokusnya adalah masalah pengguna, tujuan, dan batasan.

PRD yang baik membuat keputusan lebih cepat dan mengurangi bolak-balik antara tim produk dan engineering.

Struktur PRD yang baik

  1. Latar belakang
  2. Masalah
  3. Tujuan
  4. Non-goals (di luar cakupan)
  5. User stories
  6. Kebutuhan (requirements)
  7. Metrik keberhasilan
  8. Timeline

Contoh PRD website

Berikut contoh singkat PRD untuk fitur sederhana di sebuah website: formulir pendaftaran newsletter.

  • Latar belakang: Blog mendapat banyak pengunjung, tetapi tidak ada cara untuk menghubungi mereka lagi.
  • Masalah: Pengunjung yang tertarik pergi tanpa meninggalkan kontak.
  • Tujuan: Mengumpulkan email dari pembaca yang tertarik, dengan target 2% dari pengunjung blog.
  • Non-goals: Tidak membuat sistem akun pengguna; tidak mengirim email promosi harian.
  • User story: Sebagai pembaca, saya ingin berlangganan dengan satu kolom email agar mendapat artikel baru tanpa harus kembali ke website.
  • Kebutuhan: Formulir di bawah artikel, validasi email, konfirmasi double opt-in, tautan berhenti berlangganan di setiap email.
  • Metrik keberhasilan: Tingkat konversi formulir, tingkat konfirmasi email, tingkat berhenti berlangganan.
  • Timeline: Desain 1 minggu, pengembangan 1 minggu, peluncuran bertahap 1 minggu.

12 contoh PRD dari perusahaan teknologi

Setiap contoh di bawah ditulis dalam bahasa Inggris. Klik untuk membaca versi lengkapnya.

Tips menulis PRD

  1. Mulai dari masalah pengguna, bukan dari solusi.
  2. Tulis bagian non-goals agar cakupan jelas.
  3. Gunakan metrik keberhasilan yang bisa diukur.
  4. Libatkan engineering sejak draf pertama.
  5. Buat singkat; tambahkan detail hanya jika dibutuhkan tim.

Buat draf PRD lebih cepat dengan AI

Gunakan PRD generator gratis untuk membuat draf pertama yang terstruktur. Untuk user stories, lihat template user story.

FAQ

Apa bedanya PRD dan BRD?

BRD (Business Requirements Document) menjelaskan kebutuhan bisnis dan alasan sebuah inisiatif. PRD menerjemahkannya menjadi kebutuhan produk: siapa penggunanya, masalah apa yang diselesaikan, fitur apa yang dibangun, dan bagaimana keberhasilan diukur.

Berapa panjang PRD yang ideal?

Sependek mungkin selama tim bisa membangun tanpa banyak pertanyaan. Untuk perubahan kecil, 1–2 halaman sudah cukup. Untuk produk baru, 5–10 halaman masih wajar.

Siapa yang menulis PRD?

Biasanya product manager, dengan masukan dari engineering, desain, dan stakeholder bisnis.